Biososial Kriminologi: Melihat Kejahatan dari Sisi Sosial dan Biologis
Dalam kajian kriminologi, kejahatan sering kali dijelaskan melalui faktor sosial. Seseorang dianggap melakukan tindak pidana karena lingkungan tempat ia dibesarkan, kondisi ekonomi, pergaulan, keluarga, pendidikan, tekanan sosial, atau budaya tempat ia hidup. Pandangan ini memang penting, karena manusia tidak tumbuh dalam ruang kosong. Perilaku seseorang banyak dibentuk oleh pengalaman hidup dan lingkungan sosialnya. Namun, kriminologi tidak hanya dapat dilihat dari sisi sosial saja. Ada pendekatan lain yang juga penting, yaitu biososial kriminologi . Pendekatan ini melihat bahwa perilaku kriminal dapat dipengaruhi oleh hubungan antara faktor biologis dan faktor sosial. Dengan kata lain, seseorang melakukan tindak pidana tidak hanya karena lingkungan sosialnya, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh kondisi biologis, sistem saraf, struktur otak, hormon, genetika, dan cara tubuhnya merespons rangsangan dari luar. Biososial kriminologi tidak mengatakan bahwa seseorang pasti menjad...