Predictive Policing dan Risiko Diskriminasi Berbasis SARA: Tantangan Penerapannya di Indonesia
Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan dalam strategi kepolisian. Kepolisian tidak lagi hanya mengandalkan laporan masyarakat, patroli rutin, informasi intelijen, dan pengalaman petugas, tetapi mulai memanfaatkan pengolahan data untuk memperkirakan lokasi, waktu, atau pihak yang memiliki risiko keterlibatan dalam suatu tindak kejahatan. Pendekatan ini dikenal sebagai predictive policing . Melalui analisis data historis, sistem berusaha menemukan pola yang dapat digunakan untuk membantu menentukan prioritas patroli, mengalokasikan sumber daya, dan mencegah terjadinya kejahatan. Secara konseptual, predictive policing menawarkan manfaat yang besar. Kepolisian dapat menggunakan sumber daya secara lebih terarah, terutama ketika jumlah personel dan anggaran terbatas. Data mengenai waktu kejadian, lokasi, modus operandi, karakteristik wilayah, serta pola kriminalitas dapat diolah untuk menghasilkan prediksi mengenai risiko kejahatan. Moses dan Chan ...